Rabu, 03 Februari 2016

Berkunjung ke MONKASEL Surabaya



Salah satu tempat menarik untuk dikunjungi di Surabaya adalah Monumen Kapal Selam (Monkasel). Seperti namanya, Monkasel dulunya adalah kapal selam KRI Pasopati-410 milik Angkatan Laut Republik Indonesia yang sudah diubahfungsi menjadi sebuah museum. Pengunjung bisa masuk, melihat dan merasakan sendiri, seperti apa interior sebuah kapal selam. Menarik sekali, terutama bagi anak sekolah.


Lokasi museum ini di tengah kota Surabaya, di Jalan Pemuda No 39. Mudah dicapai dari mana-mana. Ongkos masuknya murah saja, hanya Rp. 10.000 per orang. Sebelum kita masuk ke museum, kita bisa menonton film dokumentasi tentang sejarah KRI Pasopati. Dalam film itu, diceritakan bagaimana awak kapal selam KRI generasi pertama, belajar mengoperasikan kapal selam ini di negara Rusia, asal kapal selam Pasopati. Mereka juga harus belajar bahasa Rusia karena semua petunjuk di kapal ditulis dalam bahasa Rusia!

Petunjuk penggunaan alat ditulis dalam bahasa Rusia.
Kapal selam KRI Pasopati-410 adalah kapal selam Type SS Whiskey Class buatan Uni Soviet tahun 1952. Panjang kapal 76,6 meter dan kapal 6,3 meter dengan berat 1300 ton. Jumlah awak kapal 63 orang termasuk komandan. Kapal selam ini bisa melaju dengan kecepatan 18,3 knot di permukaan dan 13,8 knot di dalam air dan menyelam sampai 300 meter di bawah air. Jangan khawatir, di museum ini, pemandu wisata yang ramah akan menjelaskan semua informasi tentang kapal selam dengan detil. 


Interior kapal selam.
Tahukah Anda bahwa awak kapal selam KRI Pasopati tidur bersebelahan dengan torpedo? Ruang gerak di dalam kapal selam terbatas dan sempit sekali. Pintu penghubung antar ruangan pendek dan berbentuk lingkaran. Paling praktis, Anda berayun melewati pintu itu untuk bergerak dari satu ruang ke ruang lain. Tidak mudah, jika kita tidak fit.

Kapal selam ini dilengkapi dengan empat peluncur torpedo depan
dan dua peluncur belakang. 
Nah, Monkasel menarik sekali, bukan? 
Ayo, pastikan Anda mampir ke sana jika Anda pergi ke Surabaya. 
Spesifikasi kapal selam KRI Pasopati-410


Rabu, 18 November 2015

Berwisata Religi ke Surabaya



Edisi kedua artikel tentang Surabaya ini membahas wisata religi ke Masjid Sunan Ampel. Masjid ini sudah tua dan punya nilai historis panjang. Dibangun oleh Sunan Ampel, tokoh penting 'Wali Songo' , penyebar agama Islam di pulau Jawa. 
Pergi ke Surabaya belum lengkap jika Anda tidak mampir ke masjid ini. Mengapa? Ayo...kita caritahu di sini. 

Edisi pertama artikel tentang Surabaya adalah Berkunjung ke Kota Pahlawan.

Kamis, 12 November 2015

Berkunjung ke kota Pahlawan




Surabaya,
kota pahlawan.
Semangat rakyatnya,
berkobar menyambut kemerdekaan.

Surabaya,
ibukota propinsi Jawa Timur. 
Kota industri besar,
yang sibuk sepanjang waktu. 

Belum tuntas rasanya,
jalan-jalan ke Indonesia.
Jika belum berkunjung
ke Surabaya.

Edisi jalan-jalan kali ini bercerita tentang kota Surabaya. Di mana Surabaya dan ada apa di Surabaya? Mengapa Surabaya dikenal dengan nama kota Pahlawan? Tiga artikel ke depan akan membahas kota Surabaya dari segi sejarah dan perkembangan kota, tempat wisata dan kulinernya. Baiklah, ayo kita mulai saja di sini.



Senin, 09 November 2015

Bajaj - Tuk Tuk ala Indonesia

Naik Bajaj di Jakarta
Mungkin banyak dari Anda sudah mengenal "tuk tuk", kendaraan khas di Thailand. Tahukah Anda di Jakarta ada "bajaj" ? Bajaj adalah kendaraan beroda tiga, dengan kemudi seperti kemudi sepeda motor. Seperti apa "bajaj" di Jakarta? Silakan lihat di sini.